Home » , » Ukuran Itu Penting

Ukuran Itu Penting


Pada umumnya pria memiliki kriteria ukuran tubuh tertentu terhadap wanita yang akan membuatnya tertarik. Tak memungkiri ketertarikan secara fisik ini memang dipengaruhi oleh hormon yang ada di dalam tubuh. Dan Anda tak perlu marah-marah atau tidak terima, karena ini adalah hal yang wajar. Sebenarnya begitupula dengan Anda, walaupun wanita lebih mudah menerima, namun pada dasarnya ketertarikan secara fisik berada di daftar paling atas dalam mencari pasangan.

Tanpa Anda sadari sebenarnya saat Anda mengatakan ya atau tidak pada pasangan, saat itu pula Anda men-judge ukuran mereka dapat diterima atau tidak oleh Anda. Mengapa sih ukuran begitu penting bagi wanita?

1. Ukuran tubuh 'Maxi' mempengaruhi gairah seks
Kalau sudah cinta, walaupun ia memiliki tubuh tambun dan besar, tentunya Anda tak akan mempermasalahkan hal itu. Namun yang harus Anda pertimbangkan, mereka yang memiliki tubuh besar/ maxi, hormon testosterone di dalam tubuh akan mudah terurai sehingga gairahnya akan mudah turun dan mungkin akan sulit bagi dia untuk mencapai orgasme terutama multiple orgasme.

Tingkat kesuburan mereka pun lebih rendah ketimbang pria dengan ukuran tubuh normal, karena sperma yang mereka hasilkan cenderung sedikit kuantitasnya.

Wise Thought: Jika pasangan Anda memiliki size tubuh maxi, ajak dia untuk berolahraga dan berdiet secara sehat sampai pada berat tubuh normalnya. Bukan hanya orgasme saja yang terpenting, namun kesehatan dirinya serta kehadiran buah hati yang telah lama Anda dambakan juga tergantung dari hal ini juga bukan?

2. Pria berotot lebih baik dari yang kurus?
Ya!mereka yang rajin berolahraga dan melakukan latihan beban atau olah tubuh lain cenderung memiliki hormon testosteron yang tinggi, hal ini dikarenakan mereka membutuhkan hormon tersebut sebagai makanan bagi otot mereka. "Jika pria tersebut terlalu kurus dan tak rajin berolahraga, ada kecenderungan hormon testosteron mereka rendah, dan tentu saja gairah mereka juga rendah," begitulah apa yang dikatakan Dr. Fisch, seorang pakar sekaligus penulis buku Size Matters.

3. Bagaimana dengan perokok dan peminum?
Mereka, penikmat rokok dan minuman beralkohol, cenderung memiliki gairah yang rendah. Saat seseorang merokok, maka darah yang telah diracuni oleh nikotin lebih cepat membeku dan tak dapat mengalir dengan lancar, demikian saat aktivitas seks dilakukan maka darah yang mengalir ke si willy akan sangat sedikit sehingga kemampuan ereksinya berkurang.

Hmmm... inilah mengapa rokok dapat mengakibatkan seseorang menjadi impotensi. Sementara pengaruh alkohol akan membuat dia lupa akan aktivitas yang seharusnya Anda lakukan, dan malah tertidur dengan pulasnya karena tingkat kesadaran dirinya sangat rendah.

3. Ukuran testikel si dia sama
Mereka yang memiliki performa, kualitas sperma dan gairah yang baik adalah mereka yang ukuran testikelnya sama besarnya. Ukuran tersebut tak harus sangat besar, namun jika ukurannya seimbang dan relatif hampir sama, kualitas sperma yang dihasilkan relatif baik.

4. Kuantitas semen yang dikeluarkan si dia
Normalnya dalam sekali ejakulasi maka semen yang dikeluarkan kira-kira setengah sendok teh. Jika yang ia keluarkan kurang dari itu, maka ada kemungkinan si dia telah mengeluarkannya dengan cara masturbasi atau melakukan hubungan intim lain sebelum melakukannya dengan Anda.

Mereka yang sering melakukan masturbasi memiliki semen yang rasanya cenderung ke asin. Sedangkan mereka yang jarang, semen yang mereka hasilkan cenderung terasa manis.

Naughty Tips: Hmmm... tips kali ini boleh juga untuk membantu Anda mengawasi si dia, apakah si dia telah berbuat curang kepada Anda atau tidak. Namun bukan berarti jika sperma yang dihasilkan oleh si dia sedikit maka ia selingkuh lho! Ada kemungkinan memang ia memiliki masalah dengan hal tersebut, yah just in case Anda bisa lebih cermat dan memperhatikan keadaan si dia kan.

5. Ejakulasi dini?
Ada kalanya mereka akan mengalami orgasme dalam waktu beberapa menit saja. Bukan berarti mereka mengalami ejakulasi dini ya. Menurut para ahli, ejakulasi dini adalah ketika ereksi tersebut tak lebih dari 2 menit, dan kejadian ini berulang beberapa kali.

Mereka yang terlalu sering melakukan masturbasi, harus berhati-hati karena hal tersebut dapat mengakibatkan ejakulasi dini.

Jadi sudah tahu kan bahwa ukuran memang penting, terlalu besar atau terlalu kecil belum tentu baik, terlalu banyak atau terlalu sedikit juga belum tentu baik.
Share this article :

0 comments:

Poskan Komentar

Jangan lupa komennya ya demi membangun blog ini agar menjadi lebih baik dari sekarang saran anda sangat berarti untuk perkembangan blog ini :)

 
Copyright © 2011. Indonesian Toshokan - All Rights Reserved