Home » » Ajak Si Dia Bereksperimen Gaya Bercinta

Ajak Si Dia Bereksperimen Gaya Bercinta


Setiap kali Anda melihat suami merayu dan mengajak bercinta, sudah terbayang di benak Anda adegan yang bakal Anda lewati. Dimulai dengan foreplay, kurang lebih 10 menit, kemudian permainan inti selama 15 menit, dan setelah itu afterplay 5 menit. Hanya butuh waktu setengah jam untuk melakukan satu game, lengkap dengan gerakan-gerakan yang sudah Anda hafal luar kepala. Itu lagi... itu lagi.... Bosan, ah!

Ketika seks berubah menjadi rutinitas menjemukan dan tak lagi membangkitkan gejolak, maka sudah saatnya Anda pegang kendali. Menurut Lou Paget dalam buku How To Be A Great Lover, tak perlu merasa sungkan untuk mengungkapkan fantasi dan keinginan Anda pada suami sendiri. Jadi, kenapa tidak mengajak suami mencoba berbagai posisi baru? Coba dua gerakan berikut ini!

Gaya Puppet
Untuk melakukan gaya ini, pada posisi awal Anda berdiri bersandar di dinding. Posisikan tubuh seperti boneka yang terkulai lemas. Geser tubuh secara perlahan menjauhi dinding tempat bersandar. Perlahan jatuhkan tubuh dari pinggang ke arah depan seolah-olah akan menyentuh lantai (seperti boneka yang dikendalikan oleh tali tetapi talinya dipotong).

Letakkan kedua tangan pada bahu pasangan. Anda harus dalam keadaan fleksibel dan pasangan Anda harus bisa menahan pinggulnya dengan kuat. Agar ia bisa menahan Anda saat memasukkan ‘junior’- nya.

Gaya ini cukup sulit dipraktekkan. Tapi, ini adalah posisi luar biasa bagi wanita yang menyukai sensasi ketika organ intim pasangan bereksplorasi di dalam miss 'V'. Ingatkan pasangan untuk menyentuh bagian sensitif Anda. Nikmati gerakan dan tiap sentuhan dari pasangan.

Posisi Showman
Posisikan diri Anda berlutut di pinggir tempat tidur, dan pasangan berdiri menghadap Anda. Lengkungkan punggung ke arah belakang lalu, gerakkan pinggul dan biarkan pasangan yang mengatur penetrasi dengan memegang pinggul Anda untuk menjaga keseimbangan.

Dan, posisi ini bisa divariasikan dengan beralih pindah ke tempat tidur. Tempatkan tangan di leher pasangan, biarkan ia menikmati setiap lekukan tubuh Anda.
Share this article :

0 comments:

Poskan Komentar

Jangan lupa komennya ya demi membangun blog ini agar menjadi lebih baik dari sekarang saran anda sangat berarti untuk perkembangan blog ini :)

 
Copyright © 2011. Indonesian Toshokan - All Rights Reserved